Tips

Pencegah Pemerkosa3 min read

Sebuah group pemerkosa di penjara pernah di-interview mengenai apa yang
mereka lihat/cari di dalam mencari targetnya, dan berikut adalah beberapa
hal/fakta menarik:
Hal pertama yang dilihat oleh mereka dalam mencari target adalah rambut.
Mereka hampir biasanya mencari wanita dengan ponytail, sanggul, kepang
atau model lainnya yang mudah di’jambak’. Mereka juga lebih suka mencari
wanita dengan rambut panjang. Wanita dengan rambut pendek sangat jarang
menjadi target mereka.
Hal kedua, mereka melihat pakaian yang dikenakan target. Mereka akan
mencari wanita yang menggunakan pakaian yang mudah dilucuti dengan cepat.
Banyak dari mereka yang membawa gunting untuk hal ini.
Mereka juga mencari wanita yang sedang berponsel atau yang sedang mencari
sesuatu di dalam dompetnya, atau yang sedang melakukan aktivitas lain
sambil berjalan, karena biasanya pada saat itu mereka sedang tidak
siap/siaga dan mudah dilumpuhkan.
Waktu yang sering dicari oleh para pemerkosa untuk melakukan penyerangan
dan memperkosa seorang wanita biasanya pada saat pagi buta, sekitar jam
05.00 sd 8:30, dan malam hari. Tempat pertama yang biasanya sering dicari
adalah trotoar, jalan tempat kakilima. Kedua, tempat parkir kantor atau
gedung. Ketiga adalah toilet umum.
Hal yang dilakukan oleh para pemerkosa ini adalah mereka mencari dan
menggiring wanita target tersebut secepat mungkin ke tempat lain yang
aman di mana mereka tidak takut tertangkap. Hanya 2% yang mengatakan
mereka membawa senjata karena resiko pemerkosa tanpa senjata hanya 3-5
tahun, sedangkan dengan senjata bisa mencapai 15-20 tahun penjara.
Jika Anda melawan dengan gigih, mereka cenderung kecil hati karena hanya
dalam waktu 1 s.d 2 menit, mereka akan sadar bahwa mengejar kamu tidak
layak karena akan menghabiskan banyak waktu.
Para pemerkosa ini berkata bahwa mereka tidak akan mencari wanita dengan
payung atau objek sejenis yang dapat digunakan dari jarak tertentu di
tangan wanita target mereka.
Benda-benda kecil tidak dapat digunakan sebagai alat penangkis karena
kamu harus berada sangat dekat dengan penyerang untuk menggunakan senjata
tersebut. Maka idenya disini adalah untuk meyakinkan calon pemerkosa
bahwa kamu tidak layak jadi target mereka.
Berikut terdapat beberapa mekanisme pertahanan yang dapat digunakan:
Jika seseorang mengikutimu dari belakang di sebuah jalan atau pada
halaman garasi, atau mengikuti kamu ke lift atau tangga, tataplah wajah
mereka dan tanyakan sebuah pertanyaan seperti jam berapa saat ini, atau
mengomentari cuaca, seperti hari ini dingin sekali di luar, atau hujannya
lebat sekali ya. Nah, sekarang kamu sudah melihat wajah mereka dan dapat
mengindentifikasi mereka apabila bertatapan langsung. Oleh karena itu,
kamu kehilangan daya tarik sebagai target.
Jika seseorang datang menghampirimu, tahan tanganmu di depanmu dan
teriaklah BERHENTI atau MUNDUR!
Kebanyakan pemerkosa yang diajak bicara mengatakan mereka akan
meninggalkan wanita sendirian jika mereka berteriak atau menunjukkan
bahwa mereka tidak takut untuk melawan. Lagi pula, mereka mencari target
yang mudah. Jika kamu membawa alat penyemprot mata (instruktur sangat
menyarankan wanita membawa alat perlindungan ini dan selalu membawanya
kemanapun mereka pergi,) dan berteriak: Saya memiliki alat semprot
(Pepper
Spray) dan bersiaga untuk menggunakan nya,itu akan sangat menolong
sebagai pencegah.(Di Indonesia, membawa tabung hairspray kecil juga sama
efektifnya, karena pedih jika disemprotkan ke mata).
Jika seseorang menangkapmu, kamu tidak dapat melawan dengan tenaga,
tetapi kamu dapat mengakali mereka dengan cara berikut:
Setelah pukulan awal dilakukan, upayakan selalu mengincar selangkangan-
nya. Saya tahu dari pengalaman khusus, bahwa jika kamu menyerang bagian
vital pria akan membuat mereka sangat kesakitan. Mungkin kamu akan
berpikir bahwa kamu akan membuat mereka marah dan membuat mereka ingin
menyakiti kamu lebih, tetapi dari percakapan yang dikatakan para
pemerkosa ini kepada instruktur; mereka mengatakan bahwa mereka mencari
target yang tidak menyebabkan banyak masalah.
Mulailah membuat masalah dan mereka akan menginggalkanmu. Ketika mereka
meletakkan tangannya pada tubuhmu, tangkap kedua jarinya dan lipat
jarinya ke belakang sejauh mungkin dan dengan tenaga yang sekuat mungkin.
Instruktur saya melakukan hal tersebut kepada saya tanpa menggunakan
banyak tenaga dan saya menyerah dan kedua ruas jari saya berbunyi retak.
Tentu saja hal-hal lain yang pernah kita ketahui sebelumnya juga dapat
diterapkan disini. Selalu waspada terhadap situasi sekitarmu,
berbarenglah dengan seseorang jika kamu bisa, dan jika kamu melihat
hal-hal yang aneh,jangan menyepelekannya. Gunakan nalurimu. Kamu mungkin
saja merasa bodoh saat itu, tetapi itu akan lebih baik dari pada
seandainya kejadian buruk itu sungguh terjadi.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *