Cerita Kehidupan Motivasi Renungan

Si Tangan Jelek

`Ini tangan apa?!” Teriakan saya mendapat jawaban spontan: “Tangan bagusss!!” Giliran tangan kiri yang saya angkat dengan pertanyaan yang sama, kali ini ada banyak variasi jawaban mulai dari “tangan jelek, tangan kotor, tangan tidak sopan hingga (maaf) tangan cebok.”

Bagaimana dengan masyarakat di negara maju yg lebih banyak terlihat menggunakan tangan kiri? Apakah mereka kidal? Jawabannya adalah `tidak’ karena mereka bukanlah kidal tapi mereka menggunakan kedua tangannya sama-sama berdaya-guna dan efektif. Tidak ada istilah tangan bagus atau tangan jelek, kedua tangan kita adalah karunia Tuhan yang luar biasa yang harus disyukuri dan difungsikan sebagaimana mestinya. Lalu mengapa di negri ini ada istilah tangan bagus & tangan jelek? Telah sekian lama tangan kiri dibelenggu dengan istilah tangan jelek dan dipasung agar tidak berfungsi sehebat rekannya si tangan bagus yaitu tangan kita sebelah kanan.

Ketika para peserta pelatihan motivasi “DIE HARD” saya minta menggunakan tangan kiri untuk beberapa aktifitas yang biasa dikerjakan oleh tangan kanan, respon pertama yang muncul adalah “sulit, tidak bisa, susah, aneh, jelek, kaku dll.”

Itu semua hanya salah satu akibat dari terbelenggunya pikiran seseorang yang berdampak pada pemasungan tangan kiri yang seharusnya berfungsi tak kalah hebat dengan si tangan kanan. Saya berpesan kepada baby sitter yang mengasuh anak-anak saya, bahwa jangan pernah melarang anak-anak saya menggunakan tangan kiri, tidak ada istilah tangan jelek untuk si tangan kiri. Semua organ tubuh kita selayaknya kita hargai dengan setinggi-tingginya dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Bebaskan pikiran anda dari program yang salah yang membelenggu si tangan kiri, bebaskan tangan kiri anda, aktifkan tangan kiri anda sehebat si tangan kanan dan bayangkan ketika anda memiliki dua buah tangan yang sama hebatnya maka, mulai detik ini juga anda memiliki kesempatan untuk menjadi lebih luar biasa sukses dari sebelumnya yang hanya menggunakan satu tangan kanan saja.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *