Cerita Kehidupan Tahukah Anda

Senyumlah dengan Tulus Jika Anda Menginginkan Umur Panjang

Sudah lama suatu kebahagiaan dilambangkan dengan tertawa atau senyum.

Diyakini bahwa senyum dapat menarik ion-ion dan energi positif ke dalam tubuh, senyawa-senyawa yang penting sebagai sumber kekuatan tubuhpun dapat dihasilkan dari hati yang
riang dan senyuman.

Telah lama manusia menyadari bahwa senyum adalah suatu hal yang sangat berguna bagi manusia karena didalam senyum mengandung kebahagiaan, bahkan pemerintah jepang telah menerapkan suatu terapi senyum dan juga wajib senyum di negara sakura ini dan manfaatnya Luar biasa, pekerjaan para karyawan cepat terpecahkan dan tingkat stress menjadi lebih kecil, bahkan dapat memperpanjang umur manusia

Kaitan antara senyum dan umur panjang ini diungkapkan oleh peneliti dalam riset yang dimuat di jurnal Psychological Science. Temuan baru ini menambah bukti lain bahwa hidup dengan kebahagiaan dan gembira memberi pengaruh kuat bagi kualitas kesehatan dan harapan hidup.

Peneliti percaya, lebarnya senyuman dan dalamnya kerutan di sekitar mata adalah cermin positif dari hidup seseorang yang dapat diterjemahkan dalam kesehatan jangka panjang yang lebih baik.

Kesimpulan ini merupakan hasil studi terhadap foto-foto berusia tua. Para ahli dari Wayne State University, Michigan, meneliti 230 gambar pemain liga bisbol yang dicetak dengan data registrasi tahun 1952.

Daftar ini memuat semua profil dan statistik pemain, seperti tanggal lahir, berat, status perkawinan, & karier. Para ahli lalu membuat peringkat pemain berdasarkan bentuk senyuman.

Ada kelompok pemain yang tak tersenyum sama sekali, tersenyum parsial (sebagian otot di sekitar mulut saja yang aktif), serta tersenyum lebar (ditandai tawa lepas dengan gigi yang tampak, pipi yang naik, dan lipatan di sekitar mata).

Foto-foto ini lalu dibandingkan dengan usia dan harapan hidup setiap pemain.

Hasil analisis menunjukkan, 184 pemain tercatat sudah meninggal.

Mereka yang masuk kategori “tanpa senyum” hidup dengan usia rata-rata 72,9 tahun. Di antara kelompok “senyum parsial’, harapan hidupnya rata-rata mencapai 75 tahun.

Adapun mereka yang senyumnya paling lebar memiliki usia rata-rata 79,9 tahun atau tujuh tahun lebih panjang dari rekannya yang “jarang senyum”.

Riset juga menemukan bahwa “senyuman palsu” tidak akan memberikan manfaat yang sama karena penambahan angka harapan hidup hanya terlihat pada pemain yang memiliki senyuman asli yang dikenal dengan Duchenne smiles.

Senyuman Duchenne mengaktifkan sekelompok otot di sekitar mulut dan mata. Istilah ini dimunculkan oleh seorang ahli saraf pada abad ke-19. Senyuman ini berbeda dengan senyum palsu yang hanya melibatkan otot di sekitar mulut.

Jadi mulai saat ini, tersenyumlah dengan lepas agar Anda tetap sehat dan panjang umur.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *