Kehidupan Renungan

Bintang Kecil1 min read

Seorang profesor yang hari itu mengajar di sebuah fakultas ekonomi, tiba-tiba saja memberikan sebuah tes kepada mahasiswanya. Dia memberikan tiga kategori pertanyaan dan meminta para mahasiswanya untuk memilih salah satu kategori dari setiap bagian tes.

Kategori pertama berisi pertanyaan-pertanyaan yang paling sulit dan bernilai lima puluh point, yang kedua tidaklah terlalu sulit dan bernilai empat puluh point, yang ketiga yang paling mudah tapi hanya bernilai tiga puluh point.

Setelah waktu habis dan semua mahasiswa mengumpulkan kertas jawaban, sang professor langsung memeriksa jawaban dan memberikan nilai A kepada para mahasiswa yang memilih pertanyaan sulit yang bernilai 50 point, nilai B kepada mereka yang memilih pertanyaan bernilai 40 point dan nilai C kepada yang memilih pertanyaan bernilai 30 point.

Para mahasiwa tertegun dan tidak mengerti maksudnya hingga sang profesor berdiri dan berkata sambil tersenyum:”Hari ini saya tidak bermaksud menguji pengetahuan kalian, tapi saya sedang menguji sasaran kalian”.

Langston Hughes pernah mengatakan:”Peganglah teguh impianmu, sebab jika impian itu mati maka kehidupan bagaikan burung yang patah sayapnya dan tidak bisa terbang.”

Browning berkata;”Jangkauan seseorang haruslah melampaui kepanjangan tangannya, jika tidak.. untuk apa Surga?”

Bahkan semenjak kecil kita sudah menyanyikan lagu “Bintang Kecil”, bermimpilah sebesar-besarnya, jangkaulah setinggi-tingginya dan pilihlah pertanyaan bernilai lima puluh point.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *