Renungan

Suka Dipenjara3 min read

Jangan hidup lagi seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan dengan serakah mengerjakan segala macam perbuatan cemar (Efesus 4:17,19)
Enam tahun lamanya Danny Villegas dipenjara karena merampok bank. Setelah bebas, ia bekerja di Perusahaan konstruksi, tetapi merasa bosan. Ia merindukan hidup di penjara lagi. Maka, Danny mendatangi
Bank Credit Union di Florida. Ia merampok uang di kasir lalu berkata: “Sekarang kamu boleh menelepon polisi.” Sementara kasir menelepon polisi, Danny duduk di lobi menanti polisi datang. Lalu ia menyerahkan diri, agar bisa dijebloskan ke penjara lagi. Seperti Danny, orang percaya pun bisa tergoda untuk kembali dalam
hidup lama. Rasul Paulus mensinyalir hal itu terjadi di jemaat Korintus. Mereka kembali pada dosa masa lalu. Melakukan dosa-dosa mencolok yang merusak relasi antarsesama (ayat 20) maupun dosa seksual (ayat 21). Memang kota Korintus adalah kota pelabuhan yang terkenal dengan imoralitasnya. Daya pikat dosa rupanya merembes masuk ke dalam jemaat. Telah berkali-kali Paulus menegur agar mereka mengubah cara hidupnya, tetapi mereka lalai dan terbuai. Paulus berjanji akan datang menemui mereka dengan teguran keras. Ia meminta tiap orang memeriksa diri (ayat 5). Daya pikat dosa dewasa ini masih sama hebatnya. Lewat kemajuan teknologi media dan internet, kita dapat terbujuk masuk ke dalam dunia dan gaya hidup yang berdosa. Jika bersikap kompromis, pencemaran bisa terjadi tanpa kita sadari. Membuat kita kembali dalam
penjara dosa. Turutilah nasihat Paulus: “Ujilah dirimu sendiri!” Adakan chek-up rutin kerohanian Anda. Dari daftar dosa yang disebut Paulus di ayat 20 dan 21, masih adakah yang menguasai Anda? -JTI
PENJARA DOSA TIDAK TAMPAK MENYERAMKAN IA TERLIHAT SEPERTI TAMAN HIBURAN
2 Korintus 12:20-13:5 “Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan,
iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan. 21 Aku kuatir, bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depan kamu, dan bahwa aku akan berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan.
2 Korintus 13:1
1. Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru
dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah.
2 Kepada mereka, yang di masa yang lampau berbuat dosa, dan
kepada semua orang lain, telah kukatakan terlebih dahulu dan aku
akan mengatakannya sekali lagi — sekarang pada waktu aku berjauhan
dengan kamu tepat seperti pada waktu kedatanganku kedua
kalinya — bahwa aku tidak akan menyayangkan mereka pada waktu aku
datang lagi.
3 Karena kamu ingin suatu bukti, bahwa Kristus berkata-kata
dengan perantaraan aku, dan Ia tidak lemah terhadap kamu,
melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu.
4 Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan,
namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di
dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk
kamu karena kuasa Allah.
5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam
iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu,
bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak
demikian, kamu tidak tahan uji.

Originally posted 2009-09-02 09:15:34.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *