Daily Bread

HANYA PAJANGAN3 min read

May 14, 2007

Just For Show

READ: Matthew 23:1-12

All their works they do to be seen by men. —Matthew 23:5

An increasing number of antique leather-bound books are being purchased for their covers and not their content. Interior designers buy them by the linear yard and use them to create a warm, old-world atmosphere in the homes of affluent clients. Of prime importance is whether they match a room’s decor. One wealthy businessman purchased 13,000 antique books he will never read just to create a library look in his renovated home. Those books are just for show.

Focusing on outward appearances can be a pleasing way to decorate a house, but it’s a dangerous way to live. Jesus reprimanded many religious leaders of His day because they did not practice what they preached. They were addicted to receiving praise and feeling self-important. Instead of opening the kingdom of heaven to people, they shut the door in their faces. Jesus said of them, “All their works they do to be seen by men” (Matt. 23:5).
The Lord calls us to be people of inner substance, not just outward appearance. We are to demonstrate the reality of His presence in us by an attitude of humility. “He who is greatest among you shall be your servant” ( v.11).
In living for Jesus, our content is far more important than our cover. We are here for more than show. —David C. McCasland

Let my will be lost in God’s will,
Ask no question; seek no place;
Render humblest duties gladly,
Showing forth His truth and grace. —Anon.

If God controls you on the inside, you’ll be genuine on the outside.

Senin, 14 Mei
HANYA PAJANGAN
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksudkan untuk dilihat orang
(Mat. 23:5)

Bacaan: Mat. 23:1-12
Setahun:
2Raj. 19-21; Yoh. 4:1-30
Terjadi peningkatan pembelian buku antik bersampul kulit. Orang membeli karena sampulnya, bukan isinya. Perancang interior membeli buku seperti itu berdasar keselarasan ruang dan memanfaatkannya untuk menciptakan nuansa klasik yang hangat di rumah klien-klien mereka yang kaya. Yang terpenting adalah apakah buku-buku itu pas dengan dekorasi ruangan atau tidak. Seorang pengusaha kaya membeli 13.000 buku antik yang tak akan pernah ia baca. Ia hanya ingin membuat tampilan seperti perpustakaan sebagai pajangan di rumahnya yang telah direnovasi.

Mementingkan penampilan luar memang baik dalam hal mendekorasi rumah, tetapi justru menjadi cara hidup yang berbahaya. Yesus menegur banyak pemimpin agama di zaman-Nya karena mereka tak melakukan apa yang mereka khotbahkan. Mereka senang menerima pujian dan menganggap diri penting. Alih-alih membuka kerajaan surga untuk sesama, mereka terang-terangan menutup pintu surga di hadapan sesama dengan perilakunya. Tentang mereka Yesus berkata, “Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksudkan untuk dilihat orang” (Mat. 23:5).

Tuhan memanggil kita demi menjadi orang yang memiliki rohani berkualitas, tak hanya secara lahiriah. Kita harus menyatakan kehadiran-Nya dalam diri kita dengan sikap rendah hati. “Siapa saja yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu” (ay. 11). 

Jika kita hidup bagi Yesus, “isi” kita jauh lebih penting daripada “sampul” luarnya. Kita ada di sini tak hanya untuk menjadi pajangan —DCM

Biarlah kehendakku mengalir dalam kehendak-Nya,
Tanpa bertanya-tanya; tanpa mencari posisi;
Tugas yang hina dijalankan dengan suka hati,

Untuk menyatakan kebenaran dan anugerah-Nya. —Anon.

APABILA ALLAH MENGENDALIKAN ANDA DARI DALAM
ANDA AKAN TAMPAK MURNI DARI LUAR

Originally posted 2010-12-17 03:44:10.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *