Daily Bread

RENCANA DAN KENYATAAN2 min read

Selasa, 9 Januari
RENCANA DAN KENYATAAN
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya (Amsal 16:9)
Bacaan: Amsal 16:1-9
Setahun: Kejadian 23-24; Matius 7
Saat berusia 18 tahun, saya mendaftarkan diri untuk mengikuti program pendeta di Moody Bible Institute. Saya dapat membayangkan diri saya berkhotbah dan memimpin sebuah gereja sama seperti yang dilakukan oleh pendeta di gereja saya. Kemudian, setelah mendengar tentang lima misionaris setia yang melayani orang-orang Indian Auca yang terbunuh secara tragis di Ekuador, saya bahkan sempat berpikir untuk mengabdikan hidup saya untuk karya misi.

Akan tetapi, Allah memiliki jalan yang berbeda dengan apa yang saya rencanakan. Melalui pimpinan-Nya yang jelas, dan sesuai dengan karunia yang telah diberikan-Nya, saya akhirnya menjadi seorang guru, editor, dan penulis.
Banyak dari kita yang memiliki pengalaman yang sama. Kita berpikir ke depan dan dengan hati-hati menyusun rencana. Kita membayangkan dengan sangat rinci bagaimana masa depan kita nantinya. Akan tetapi, banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Beberapa pintu tertutup, sementara pintu-pintu lainnya terbuka. Jika ini terjadi kepada Anda, barangkali Allah memiliki rencana yang jauh berbeda.
Membuat rencana, bermimpi, dan berpikir ke depan itu memang baik. Namun, kita harus selalu terbuka kepada perubahan arah yang ditentukan Allah. “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya,” Salomo menulis, “tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya” (Amsal 16:9).
Allah tidak akan pernah menyesatkan kita. Apabila kita memercayai-Nya dengan sepenuh hati, maka Dia akan mengarahkan langkah-langkah kita (Amsal 3:5,6). Jalan-Nya selalu yang terbaik —DCE
KE MANA ALLAH MENUNJUK
TANGAN-NYA MEMBUKA JALAN
Amsal 16:1-9
16:1 Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN.
16:2 Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.
16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
16:4 TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.
16:5 Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.
16:6 Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan.
16:7 Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia.
16:8 Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan.
16:9 Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
— Diterbitkan Oleh Yayasan Gloria dari Our Daily Bread Seizin RBC Ministries —

Originally posted 2010-12-24 15:47:23.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *