Daily Bread

AKSES CEPAT DAN MUDAH3 min read

November 14, 2006
Instant Access
READ: Hebrews 10:19-23
Let us draw near with a true heart in full assurance of faith. —Hebrews 10:22
 
Pastor Rich McCarrell explained to his young son how his secretary screened his phone calls at the church office. He said, “If your mom calls me and I’m busy, the church secretary will tell her what I’m doing, and then Mom will decide if I should be interrupted or if she should leave a message.”
Then he said to his son, “If you call me, you’ll be put right through. I want you to know that you can call me anytime, because you’re my son.”
A few days later, the church secretary put a call through to the pastor from his son. He said hello and asked what he could do for his son. He replied, “Nothing, Dad. I just wanted to make sure I could actually get through to you that easily.”
We too always have instant access to our Father in heaven. There’s no secretary to screen His calls. No need for a decision on whether or not we should bother Him. No need to leave a message so that He can get back to us later. The psalmist reminds us, “The eyes of the LORD are on the righteous, and His ears are open to their cry” (Ps. 34:15).
Because Jesus has provided the way by His death and resurrection, you can have boldness and confidence as you draw near to your Father (Heb. 4:16). —Anne Cetas
Dear Father, thank You that we can talk with You
at any time for any reason. We are grateful for that
privilege, which was made possible by Your Son Jesus
through His death and resurrection.
Through prayer, we have instant access to our Father.
Selasa, 14 November 2006
Bacaan Setahun : Ratapan 3-5; Ibrani 10:19-39
Nats : Karena itu, marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh (Ibrani 10:22) 
AKSES CEPAT DAN MUDAH
Bacaan : Ibrani 10:19-23
Pendeta Rich McCarrell menerangkan kepada putranya bagaimana sekretarisnya menyeleksi setiap telepon yang masuk ke kantor gereja. Ia berkata, “Jika ibumu menelepon, dan Ayah sedang sibuk, maka sekretaris gereja akan memberi tahu Ibu apa yang sedang Ayah lakukan. Dari situ Ibu akan memutuskan apakah Ayah harus menerima teleponnya atau ia akan meninggalkan pesan.”
Ia lalu berkata lagi kepada putranya, “Akan tetapi jika kamu yang menelepon Ayah, pasti akan disambungkan. Kamu boleh menelepon Ayah kapan saja, sebab kamu adalah putraku.”
Beberapa hari kemudian, sekretaris gereja menyambungkan telepon dari pu-tranya itu kepada sang pendeta. Sang pendeta menerima telepon putranya dan menanyakan apa yang bisa dilakukan untuknya. Putranya menjawab, “Tidak ada apa-apa, Yah. Aku hanya ingin memastikan bahwa aku bisa menghubungi Ayah dengan mudah.”
Kita juga memiliki akses cepat dan mudah untuk menghubungi Allah di surga. Tidak ada sekretaris yang menyaring “telepon” yang kita tujukan kepada-Nya. Kita tidak perlu memutuskan apakah “panggilan” kita akan mengganggu-Nya atau tidak. Kita tidak perlu meninggalkan pesan supaya Allah menghubungi kita lagi. Pemazmur mengingatkan kita, “Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong” (Mazmur 34:16).
Karena Yesus sudah membuka jalan dengan kematian dan kebangkitan-Nya, kita dapat dengan penuh keberanian dan keyakinan menghampiri hadirat Bapa (Ibrani 4:16) –AMC
MELALUI DOA, KITA PUNYA AKSES YANG CEPAT DAN MUDAH
KEPADA BAPA

Originally posted 2011-04-30 20:56:18.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *