Motivasi

MENJADI PELAKSANA POSITIF3 min read

Bagaimana cara anda mewujudkan sesuatu? Bila anda adalah seorang jendral,
anda memerlukan prajurit. Para prajurit inilah yang mewujudkan keberhasilan
anda, sekaligus dapat menggagalkannya. Pada sebuah organisasi yang besar,
para manajer menengah adalah pelaksana yang mewujudkan visi yang diberikan
oleh para pemimpin puncak. Peran manajer madya ini adalah memegang teguh
keyakinan perusahaan dan melaksanakannya dalam praktek; mewujudkan visi
perusahaan menjadi tindakan nyata, membentuk tim yang sukses, serta
memperoleh hasil positif; memberi semangat, mengembangkan dan menjaga agar
karyawan tetap bekerja di perusahaan; serta mengembangkan bakat mereka
sendiri dan terus melayani perusahaan. Inti terpenting adalah pelaksana yang
baik mengerjakan hal-hal sederhana dengan baik. Bagaiman anda bisa menjadi
pelaksana yang positif? Berikut sepuluh langkah yang bisa anda gunakan.
1–Jadilah manajer yang baik.
Pelaksana yang baik memperoleh penghargaan berdasarkan tindakannya sebagai
model yang baik. Untuk itu anda harus mampu mengatur diri anda, waktu,
tugas, rapat, serta bawahan. Pastikan anda mengerjakan pekerjaan yang tepat
dalam karier anda. Gunakan waktu sebaik-baiknya bagi kepentingan anda,
keluarga, kesehatan anda. Luangkan waktu bersama dengan orang-orang yang
dapat mendorong anda. Seorang manajer yang cemerlang adalah yang mampu
menghayati peran dalam pekerjaannya dengan baik.
2–Bentuklah sebuah tim pelaksana.
Anda tidak dapat bekerja sendiri. Anda harus membentuk sebuah tim yang
bertanggung jawab untuk melaksanakan program kerja. Pilihlah mereka yang
setia pada perusahaan dan mengenal baik aspek-aspek perusahaan. Mereka
haruslah bisa diterima dan disegani di kalangan karyawan, baik oleh karyawan
bawah, manajer lini bahkan dewan manajer. Terlebih lagi mereka juga haruslah
orang-orang yang mampu mengatur diri mereka sendiri agar bisa mewujudkan
gagasan menjadi hasil nyata.
3–Buatlah rencana kerja jangka panjang.
Anda harus membuat dua macam rencana kerja: rencana jangka dan jangka
pendek. Pertama kali anda harus menyusun rencana kerja jangka panjang yang
menunjukkan semua pekerjaan yang harus dilakukan selama proyek berlangsung.
Ada orang yang tidak suka menyusun rencana, mereka lebih suka langsung
terjun menghadapi persoala. Hal ini tampak hebat, namun tidak mudah dan
melelahkan. Bagaimana pun anda harus tahu tujuan yang benar, langkah yang
benar dan meraih hasil yang benar.
4–Buatlah rencana jangka pendek.
Susunlah rencana atas pekerjaan yang harus anda lakukan selama satu hari,
satu minggu, satu bulan. Temukan cara perencanaan jangka pendek yang paling
sesuai dengan gaya kerja anda. Yang lebih penting lagi, perencanaan jangka
pendek itu harus tetap mengacu pada tujuan dan rencana-rencana jangka
panjang anda.
5–Jabarkan visi anda menjadi tujuan departemen, tujuan tim, dan tujuan
pribadi.
Visi harus dijabarkan menjadi tujuan-tujuan yang dapat dicapai serta diikuti
dengan penyusunan rencana kerja. Bila visi anda tidak dapat dijabarkan ke
tingkat rencana, maka sulit bagi anda untuk mewujudkan visi anda. Lebih
sulit lagi bagi tim anda untuk melakukan sesuatu.
6–Dapatkan komimen pribadi para karyawan.
Ini adalah bagian yang rawan. Meski anda telah menyusun visi dan rencana
sebaik mungkin, tim anda takkan bergerak bila anda tak mampu memotivasi
mereka. Anda harus mampu menjangkau mereka secara pribadi. Caranya adalah
dengan menunjukkan apa yang perlu dikerjakan serta melibatkan mereka dalam
dialog penetapan tujuan. Bila mereka telah menunjukkan kesepakatan, berilah
dukungan 100% agar semakin tumbuh hasrat meraih sasaran. Kini tugas anda
dalah menyambut secara positif setiap komitmen pribadi.
7–Doronglah orang untuk bersikap kreatif.
Seimbangkan antara “lepas tangan” dan “campur tangan”. Doronglah orang untuk
memberikan gagasan, namun jelaskan bidang-bidang mana yang dapat atau tidak
dapat dipengaruhi. Tunjukkan batas-batas dimana mereka dapat melakukan
perubahan. Jangan tekan bakat yang muncul, namun pastikan bahwa gagasan yang
muncul dapat dilaksanakan. Selanjutnya, publikasikan keberhasilan yang
diraih atas gagasan tersebut, ini akan mengilhami orang lain menjadi
kreatif.
8–Jadilah pemberi semangat yang baik.
Pergokilah orang-orang di saat mereka melakukan sesuatu yang baik, dan
beritahukan pada mereka. Kejutan positif memberikan kekuatan untuk
menghadapi tantangan. Namun demikian anda juga harus memberi pesan yang
jelas tentang apa yang anda harapkan agar mereka dapat melakukan dengan
lebih baik lagi di masa depan.
9–Lakukan perubahan-perubahan fisik.
Doronglah orang-orang anda untuk melakukan perubahan fisik, terutamanya
memperbaiki tempat kerja mereka. Berilah otonomi pada setiap orang untuk
mengatur ruang kerja mereka. Ini dapat memberikan kepuasan kerja yang lebih
besar dan peningkatan kinerja.
10–Lengkapilah program pelaksanaan.
Jangan hanya menyusun rencana kerja dan meminta orang lain melaksanakannya,
anda harus melengkapinya dengan laporan singkat mengenai pelaksanaan program
anda. Tunjukkan pada orang-orang mana yang telah dicapai dengan baik, mana
yang tercapai namun tidak cukup baik, dan mana yang belum tercapai.
Mike Pegg

Originally posted 2011-06-20 07:34:46.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *