Renungan

Ulang Tahun1 min read

Ada seorang bupati yang penampilan luarnya terlihat sangat jujur dan tidak korup, namun sebenarnya ia adalah seorang pejabat yang serakah dalam hal-hal yang berbau KKN, seperti menerima uang sogokan maupun uang haram lainnya.
Suatu hari, ia memasang maklumat yang isinya menyatakan, bahwa pada bulan sekian tanggal sekian adalah hari ulang tahun pejabat bupati, dan diminta kepada staf dan pegawai kabupaten yang bersangkutan dan juga masyarakat luas, agar tidak mengikuti tradisi lama dengan mengirimkan hadiah bingkisan atau parcel.

Staf dan pegawai bawahannya lalu ramai-ramai berdiskusi tentang maklumat tersebut, mereka merasa ragu-ragu tentang apakah sebaiknya memberi bingkisan atau tidak? Seorang staf senior lalu memberikan pendapatnya sbb: “Bukankah tidak satupun dari kita yang mengetahui hari ulang tahun beliau? Sehingga wajar saja kita tidak mengirimkan bingkisan kepada beliau, namun sekarang, beliau secara terbuka memberitahukan tanggal hari ulang tahunnya, ini berarti tidak secara langsung menginginkan kita memberikan bingkisan kepadanya ” Mendengar pendapat seperti ini, semua staf dan pegawai kabupaten akhirnya mengirimkan juga bingkisan demi menjaga posisi mereka masing-masing.
Sang bupati tersenyum penuh arti saat menerima bingkisan dan parcel, dan sambil berbasa-basi mengatakan: “Bulan depan adalah HUT istri saya, kalian jangan lagi mengirimkan bingkisan seperti ini.”
Sumber: Tekad Sayang

Originally posted 2012-06-04 10:54:11.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *