Daily Bread

Jejak Hati3 min read

November 22, 2006
Heartprints
READ: Acts 9:36-43
Dorcas . . . was full of good works and charitable deeds. —Acts 9:36
 
We leave fingerprints on doorknobs, on books, on walls, on keyboards. Each person’s fingerprints are unique, so we leave our identity on everything we touch. Some supermarkets are even testing a technology that allows customers to pay by fingerprint. Each customer’s unique print and bank account number are kept on file so that the only thing needed to pay a bill is a scan of their finger.
A woman in the early church left another kind of print—a “heartprint.” Dorcas touched many people’s lives through her unique gift of sewing and giving away garments. She’s described as “full of good works and charitable deeds” (Acts 9:36). We too are to be “zealous for good works” (Titus 2:14). We each have a unique heartprint that can touch another.
An unknown author wrote this prayer about encouraging others: “O God, wherever I go today, help me leave heartprints! Heartprints of compassion, understanding, and love. Heartprints of kindness and genuine concern. May my heart touch a lonely neighbor or runaway daughter or anxious mother or even an aged grandfather. Send me out today to leave heartprints. And if someone should say, ‘I felt your touch,’ may that one sense Your love touching through me.”
Will you make this your prayer today? —Anne Cetas
Just what do Christians look like?
What sets their lives apart?
They’re ordinary people
Who love God from the heart.  —D. De Haan
People with a heart for God have a heart for people.
Rabu, 22 November 2006
Bacaan Setahun : Yehezkiel 18-19; Yakobus 4
Nats : Dorkas …. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah (Kisah Rasul 9:36) 
JEJAK HATI
Bacaan : Kisah Rasul 9:36-43
Kita meninggalkan sidik jari di kenop pintu, buku, tembok, atau keyboard. Karena setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda, maka setiap kali kita memegang sesuatu, identitas kita pasti akan tertinggal di sana. Beberapa supermarket di luar negeri bahkan menggunakan suatu teknologi yang memungkinkan para pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan memindai sidik jari. Setiap sidik jari dan nomor rekening pelanggan didokumentasikan, sehingga untuk membayar tagihan mereka hanya perlu memindai sidik jari.
Seorang wanita yang hidup di zaman gereja mula-mula meninggalkan jejak yang lain, yaitu “jejak hati”. Dorkas menyentuh hidup banyak orang dengan talentanya yang unik, yakni menjahit dan memberi baju. Ia digambarkan sebagai orang yang “banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah” (Kisah Para Rasul 9:36). Kita sebenarnya juga dapat menjadi orang yang “yang rajin berbuat baik” (Titus 2:14). Kita mempunyai jejak hati yang unik, yang dapat menyentuh hati orang lain.
Seorang penulis tak dikenal menulis sebuah doa tentang memberi semangat bagi orang lain: “Ya Allah, ke mana pun aku pergi, izinkan aku meninggalkan jejak hati! Jejak hati belas kasihan, pengertian, dan kasih. Jejak hati yang penuh kebaikan dan kepedulian yang tulus. Kiranya hatiku menyentuh orang yang kesepian, anak perempuan yang pergi dari rumah, atau ibu-ibu yang risau bahkan kakek-kakek tua. Utuslah aku untuk meninggalkan jejak hatiku. Dan, jika ada seorang yang mengatakan, “Aku tersentuh”, kiranya ia merasakan kasih-Mu melalui aku.”
Apakah Anda akan menaikkan doa yang sama hari ini? –AMC
MANUSIA YANG MEMILIKI HATI UNTUK ALLAH
JUGA MEMILIKI HATI UNTUK MANUSIA

Originally posted 2014-02-07 14:59:05.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *