Motivasi

MEMBUAT TUJUAN POSITIF4 min read

Apa tujuan anda? Kita sudah terlalu sering mendengar misi perusahaan yang
berbunyi, “kami ingin jadi nomor satu.” Tujuan ini tampak hebat, tetapi
seringkali juga tidak realistik dan tidak spesifik. Tujuan haruslah tepat
dan jelas. Orang merasa senang bila mereka berada pada misi yang tepat.
Tujuan haruslah jelas sehingga orang mengetahui peran mereka dalam mencapai
tujuan tersebut. Namun demikian, tujuan, misi, visi, atau apa pun namanya,
harus memiliki sesuatu yang dapat merangsang orang untuk berusaha lebih
keras dalam meraihnya. Ini berarti tujuan harus bisa diukur dan menjadi
imbalan bagi mereka yang meraihnya. Maka, tujuan haruslah sederhana, khusus,
relevan dan dapat diukur. Berikut adalah sepuluh langkah yang dapat anda
lakukan untuk menetapkan suatu tujuan positif.
1–Jelaskan kekuatan dan kelemahan anda.
Jadikan keunikan anda sebagai dasar. Jadilah seperti jatidiri anda. Tujuan
anda semestinya berangkat dari apa yang paling anda kuasai. Tanyakan pada
diri anda, “Apa yang khusus dalam diri anda? Apa yang dapat anda berikan
yang tidak dapat diberikan oleh orang lain?” Namun, jangan abaikan kelemahan
anda. Bagaimana anda bisa mengimbangi kelemahan tersebut? Lakukan sesuatu
yang diperlukan untuk mengatasi kelemahan anda. Tetapi jangan hanya
memusatkan perhatian pada kelemahan saja sehingga akhirnya merusak
bakat-bakat anda.
2–Jelaskan peluang dan ancaman anda.
Berhati-hatilah terhadap sindrom Titanic; yang hanya memerhatikan diri
sendiri, merasa tak tersaingi, dan mengabaikan adanya gunung es. Perhatikan
bagaimana perusahaan anda. Catat semua kekuatan, kelemahan, peluang dan
ancamannya. Ketahui apa yang telah dikerjakan dengan baik serta jelaskan apa
yang masih harus diperbaiki. Jelaskan pula bagaimana mereka dapat
memanfaatkan peluang tersebut dan bagaimana mengatasi berbagai kendala yang
muncul. Bila ini anda miliki, maka anda terlah berada di atas landasan yang
kokoh, siap mengambil langkah berikutnya.
3–Jelaskan kelompok sasaran anda.
Mencapai segala sesuatu bukan lagi jamannya. Konsep ini ditantang oleh
penyusunan sasaran dan pangsa tertentu yang dimungkinkan. Banyak bukti bahwa
perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan dan
pilihan pribadi. Ketahui siapa pelanggan anda sesungguhnya. Siapa yang akan
anda layani melalui tujuan anda tersebut.
4–Jelaskan apa yang pelanggan kehendaki.
Ada tiga kaidah penting: kenali pelanggan anda, penuhi keinginannya, dan
layani dengan baik. Perhatikan perusahaan anda. Buatlah daftar kelompok
pelanggan dan keinginan setiap kelompok. Dengan demikian anda lebih mampu
menentukan sasaran yang positif. Inti dari langkah keempat ini adalah anda
tahu pekerjaan bermutu apa yang dapat memuaskan pelanggan, dan memenuhinya.
5–Jelaskan visi anda.
Visi adalah mimpi yang menghasilkan. Karenanya pertahankan integritas anda,
namun tetaplah realistis. Perkaya rohani anda, tetapi pastikan anda
berhasil. Semestinya visi itu saling menguntungkan; bermanfaat bagi anda,
tim anda, dan pelanggan anda. Jelaskan visi anda pada seluruh perusahaan,
bahkan pada pelanggan anda. Biarkan mereka turut merasakan dan bersama-sama
anda berusaha mewujudkan impian itu.
6–Jelaskan imbalan dari visi anda.
Yang paling dasar, orang menginginkan uang dan makna sebagai imbalan atas
pekerjaannya. Perhatikan tujuan tim anda sendiri, dan jawablah mengapa orang
harus tertarik pada misi dan visi yang anda tawarkan. Susunlah daftar
imbalan bagi setiap kelompok dan sampaikan itu pada mereka. Ada imbalan bagi
anggota tim berupa peningkatan kepuasan kerja, pengetahuan, status, gaji,
dan pangkat. Sedangkan bagi perusahaan, imbalan itu berupa, peningkatan
motivasi karyawan, kualitas kerja, kepuasan pelanggan, reputasi dan laba
perusahaan. Yang terpenting, tunjukkan bahwa anda mempunyai misi agar setiap
orang merasakan keterlibatan dalam misi tersebut. Ini berarti tujuan positif
dari misi dan visi anda sangat mungkin memotivasi mereka untuk mencapai
sasaran.
7–Jelaskan dukungan yang anda perlukan.
Susun dan jelaskan dukungan apa yang anda butuhkan untuk mencapai visi anda.
Dukungan itu berupa dukungan dari pimpinan, sikap baik dari tim, kerja keras
anggota tim, perlengkapan kerja yang memadai, dukungan keuangan, dan
sebagainya. Buatlah daftar bantuan praktis yang anda butuhkan agar dapat
melaksanakan tugas. Cari tahu apakah pimpinan anda, rekan sejawat, dan para
staf siap memberikan dukungan pada anda.
8–Jelaskan ukuran-ukuran yang anda gunakan.
Tanyai pada diri anda sendiri, apa ukuran yang menunjukkan bahwa anda telah
mencapai sasaran. Apa yang akan dikatakan pelanggan? Apa yang akan
dirasakan, dikatakan, dan dilakukan. Ukuran itu harus sesuatu yang bisa
diukur, seperti misal, batas waktu, jumlah laba, banyaknya orang, dan
sebagainya. Tanpa ukuran ini anda takkan bisa mengetahui apakah anda
berhasil atau tidak.
9–Jelaskan strategi anda.
Menciptakan visi bagaikan menentukan gunung apa yang hendak anda capai.
Menyusun strategi adalah menentukan bagaimana cara mendakinya. Pilihlah
suatu strategi yang efektif, yang dapat membuat orang merasa baik dan
memperoleh hasil yang baik pula. Selain itu orang juga perlu memahami
berbagai alasan bagi pemilihan suatu strategi.
10–Jelaskan rencana tindakan anda.
Anda dapat menggerakkan tim anda dengan menjelaskan tujuan anda, mendapatkan
komitmen mereka, dan memberi mereka dukungan yang diperlukan untuk
melaksanakan tugasnya. Anda juga perlu tetap terlibat dalam kegiatan
tersebut, namun anda perlu memberikan kebebasan kreatif, kemudian pandulah
mereka agar berhasil. Susunlah rencana tindakan untuk satu bulan, enam
bulan, satu tahun, dan tiga tahun ke muka.
Mike Pegg

Originally posted 2015-02-05 17:40:40.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *