Renungan

Bagaimana perkataan anda hari ini?

Pada tahun 1923 di Jerman Barat dirayakan misa pertama pada saat menjelang Natal, malam itu seorang anak dengan gemetar karena ini adalah saat pertama kalinya ia berdiri disebuah altar gereja membawa sebuah nampan yang berisikan secawan anggur dan beberapa roti ragi. Tiba-tiba tanpa disengaja sang anak tersandung sembulan karpet yang tidak rata di pijakan kakinya […]

Renungan

Negeri Orang Bahagia

AKUlah penciptamu. Aku akan turut campur dalam segala permasalahan hidupmu. Ingat, Aku tidak membutuhkan bantuanmu. Jika engkau menghadapi situasi sulit yang tidak bisa engkau pecahkan, masukkan ke kotak SFGTD (something for God to do)-mu. Semua masalah akan terselesaikan, namun bukan menurut ukuran waktumu tapi waktuKU.

Renungan

Kado

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat dan tak perlu membeli! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah yang tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi. 1. Kehadiran Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto […]

Renungan

Menuju Kedewasaan

Tuhan yang Mahabaik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya. Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang… mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

Cinta Kehidupan Keluarga Orang Tua Renungan

Ciuman Terakhir Untuk Ayah

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan-catatannya. “Waduhhh, memalukan sekali aku ini, di usia tua kok tambah ngaco..” Semua orang ramai tergelak tertawa, lalu sebentar kemudian, kami semua mulai menceritakan Saat-saat yang paling menyakitkan di masa lalu dulu. Gilirannya kini sampai pada Frank yang duduk […]

Renungan

Kupu Kupu

Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. ”Sedang apa kau disini anak muda?” tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. […]

Kehidupan Renungan

Uang Receh untuk Cinta

Oleh: Sonny Wibisono * “Kebahagiaan Anda tumbuh berkembang manakala Anda turut membantu orang lain. Namun, bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi.” — J. Donald Walters, penulis dan pengajar asal Rumania, tinggal di India ANAK kecil itu lari […]

Kehidupan Keluarga Renungan

BUKU HARIAN AYAH

Ayah & ibu sdh menikah 30 th & Michael tdk pernah melihat mrk bertengkar. Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu menjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar krn hal-hal kecil. Ketika pulang kerumah ayahnya, MIchael menuturkan keluhannya pada ayahnya. Ayahnya mendengarkan kemudian masuk, keluar dgn mengusung buku2 & ditumpuknya di depan Michael. […]

Anak Orang Tua Renungan

Selembar Kertas Putih

Seorang anak yang suka mencari-cari kesalahan. Dengan cekatan, ia akan mampu menunjukkan kesalahan teman-teman dan orangtuanya. Bahkan jika sesuatu terjadi pada dirinya, maka ia menyalahkan teman dan orangtuanya. “Aku jatuh karena Ayah meletakkan ember di sembarang tempat,” kata anak tsb. kepada ayahnya saat ia terjatuh di kamar mandi. “Kamu mengalami musibah ini karena kamu tidak […]

Renungan

Ibu Bermata Satu

Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya sungguh memalukan. Ia menjadi juru masak di sekolah, untuk membiayai keluarga. Suatu hari ketika aku masih SD, ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia lakukan ini? Aku memandangnya dengan penuh kebencian dan melarikan. Keesokan harinya di sekolah “Ibumu hanya punya satu mata?!?!” Ieeeeee, jerit seorang temanku. Aku berharap […]