Relijius Renungan

Batu Kecil

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak,tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang- orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang […]

Relijius

Hijau Atau Merah?

Bagaimana kita mengetahui yang mana Kehendak Allah dan yang mana kehendak kita sendiri ? Kita bisa memahaminya dengan berhenti sejenak. Kita adalah mahluk Allah, bukan berasal dari api seperti setan namun kita adalah makhluk tertinggi ciptaan Allah, yang bisa di sebut kita merupakan gambaran-NYA. Jadi bila ingin mengetahui apa kehendak Allah, hentikan dulu segala hal […]

Relijius

Bayi Natal

Yesaya 9 : 4-5 “Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Natal adalah […]

Anak Relijius

Ingat Bebek?

Ada seorang bocah laki-laki sedang berkunjung ke kakek dan neneknya dipertanian mereka. Dia mendapat sebuah katapel untuk bermain-main di hutan. Dia berlatih dan berlatih tetapi tidak pernah berhasil mengenai sasaran. Dengan kesal dia kembali pulang untuk makan malam. Pada waktu pulang, dilihatnya bebek peliharaan neneknya. Masih dalam keadaan kesal, dibidiknya bebek itu dikepala, matilah si […]

Relijius

DEMIKIANLAH MEREKA YANG TANGKAS DALAM KEBAIKAN

Berjalan di proyek pembangunan sangatlah menyenangkan. Di sana saya dapat mengangkat harga diri saya ke tingkat yang lebih tinggi. Sebabdi lokasi pembangunan, maka saya adalah seorang yang berpakaian sangat ersih dibandingkan para pekerja yang penuh keringat, debu dan pakaian la kadarnya. Saya bahkan semakin bermegah diri ketika melihat tatapan ata para pekerja yang tertuju pada […]

Relijius

Ternyata bahagia dan sengsara adalah juga sebuah pilihan.

Reframing adalah upaya untuk membingkai ulang sebuah kejadian, dengan mengubah sudut pandang. Orang sering menyebutnya berpikir positif. Petik manfaatnya, ambil hikmahnya. Maka, sesuatu yang negatif bisa tampak bermanfaat dan membahagiakan.  Istri yang cerewet, misalnya, tentu ada sisi positif yang bisa dipetik. Sebab, menurut riset, kecerewetan itu membuat anak-anaknya cenderung punya kosakata lebih kaya dan variatif. […]

Kehidupan Relijius Renungan

Kesaksian

Bapak sering bercerita tentang kehidupan masa mudanya yang miskin, yatim piatu dan penuh kesulitan tapi juga penuh berkat. Salah satu cerita bapakku yang berkesan bagiku sewaktu bapak masih muda. Saat itu Bapakku belum mengenal Yesus. Bapakku berencana ingin menjual rumahnya karena kesulitan ekonomi. Tapi susah betul mencari pembeli, berhubung rumah yang mau dijual kondisinya enggak […]

Relijius

Dialog

Keluarga besar kami yang 11 bersaudara, oleh orangtua kami, sebagian beras jatah dari pemerintah ditukar dengan natura lain. Dan, kami harus siap dengan perut melilit lantaran diganjal bubur tiap hari. Tak boleh mengeluh, karena semua orang toh merasakan penderitaan serupa. Kami juga harus berbagi lauk. Suatu saat, saya jadi juru potong. Satu telur asin dibagi […]

Relijius

Memberi dan Mengucap Syukur

Sebagian besar kita berpikir bahwa beramal atau memberi kepada orang lain adalah bentuk dari kepedulian kita kepada orang yang membutuhkan pertolongan kita. Padahal sesungguhnya beramal atau menolong orang lain, bukan hanya bagi kepentingan atau kebutuhan orang yang kita tolong, tetapi justru kitalah yang membutuhkannya. Sehingga beramal haruslah menjadi kebutuhan kita. Dalam sebuah eksperimen ilmiah yang […]

Relijius

Penjemputan Mengesankan

Pernahkah Anda melihat seseorang menjelang sakratul maut? Berapakali Anda melihat mereka yang terbelalak ketakutan, yang kesakitan atau yang hanya seperti hendak tidur? Aku punya seorang teman dekat di SMU I Binjai bernama Wati. Ia dara berjilbab yang sangat cantik, supel, berbudi, senang menolong orang lain dan selalu menjadi juara kelas. Maka seperti mendengat petir di […]